Menu Content/Inhalt
Home arrow Hot Mud of Porong

5 Newest Users

aaAAaBBaCCa(aaAAaBBaCCa)
(2009-11-20 16:51:05)
Dana Yudha(Dana)
(2009-11-13 03:04:41)
ShoothshodalE(ShoothshodalE)
(2009-11-02 19:18:14)

Who's Online

We have 9 guests online

Visitors Counter

124264 Visitors
5 Menit yang memindahkan gunung PDF Print E-mail
Tuesday, 03 October 2006
27 September 2006, Presiden SBY mengumumkan bahwa bencana lumpur Porong adalah Mud Vulcano yang artinya sudah menjadi gejala alam yang tidak bisa dihentikan lagi.Para ahli Geologi dari dalam dan luar negeri sudah angkat tangan menyerah.Dalam simulasi yang dibuat oleh mereka (ahli geologi) diperkirakan dalam 2 bulan kedepan kota Porong akan hilang tertutup lumpur.Bisa dibayangkan dalam 1 tahun kota Sidoarjo (10 Km utara Porong) pun bisa bernasib sama. Dampak yang timbul sudah dapat dibayangkan efeknya. 
Sebagai orang-orang percaya apakah yang bisa kita kerjakan melihat bencana ini? 
Karena iman Nabi Musa dapat membelah lautan demi menyelamatkan bangsa Israel dari perbudakan Firaun dan bangsa Mesir.Dalam Injil (Mat.17:20) Yesus mengajarkan tentang iman sebesar biji Sesawi yang dapat memindahkan gunung. Ada sebuah buku yang ditulis oleh Abu Shalih Al-Armini yang berjudul Tadhakur fiha Akhbar min al-kana’is wa al-adyar min nawahin Mishr wa al-iqtha’aih (Daftar berita-berita tentang gereja dan biara-biara di propinsi Mesir dan daerah sekitarnya) yang antara lain mengisahkan sejarah pemeliharaan Allah berupa mukjizat yang terjadi pada zaman al-Iman Al-Aziz billah bin al-Mu’izz, kafilah pertama dinasti Fatimiyah (995-997M). Dikisahkan pada waktu itu ada seorang provokator Yahudi bernama Ibnu Killis. “Tahukah anda, hai Raja kaum beriman”,kata Ibnu Killis memulai hasutannya. “Dalam kitab orang Nasrani (Injil) ada tertulis, bahwa apabila seseorang mempunyai iman sebesar biji sesawi ia akan mampu memindahkan gunung dari tempatnya”. Maksudnya tentu saja ia menghendaki agar kalifah memanggil pemimpin tertinggi orang Kristen itu untuk membuktikan kebenaran kata-kata Injil tersebut. Pada waktu itu, Patriakh gereja Koptik di Mesir yang dijabat oleh Anba Abram al-Suryani, tidak bisa mengelak dari permintaan raja. Tantangan ini sudah menjadi sebuah pertaruhan eksistensi gereja Kristus di Mesir. Sebab kalau iman Patriakh dan orang-orang Kristen tidak dapat mendatangkan keajaiban di hadapan raja, maka Kekristenan dianggap ajaran palsu belaka dan konsekuensinya tidak boleh ada di seluruh wilayah Mesir.Selanjutnya dikisahkan, Patriakh memerintahkan seluruh umat Kristen untuk berdoa dan berpuasa selama tiga hari tiga malam. Pada hari yang ditentukan , Anba Abram bersama seluruh umat Kristen menghadap Kalifah al-Mu’izz untuk memenuhi permintaannya. “Ya Rabbu arham! Ya Rabbu arham! Ya Rabbu arham!” (Tuhan, kasihanilah! Tuhan, kasihanilah! Tuhan, kasihanilah!), begitu seluruh umat Kristen berseru dengan histeris kepada Allah dalam nama Kristus, memohon agar Ia mendatangkan keajaiban yang diminta raja. Apa yang terjadi? “Allahu akbar”, tiba-tiba raja berteriak nyaring,begitu menyaksikan gunung itu benar-benar bergerak “Cukup, wahai Bathrik (Patriakh), semua telah membuktikan kebenaran imanmu”. Menurut beberapa sumber sejarah Mesir, bukit yang bergerak itu sampai hari ini disebut Mokkatam (artinya: “pecah”),karena dashyatnya mukjizat tersebut (The Story of the Copts oleh Iris Habib al-Mishr). 
Mukjizat sering terjadi saat kita merasa tidak ada harapan.Umat Israel dan Umat Koptik berseru kepada Tuhan dengan kesungguhan dan Tuhan mendengar dan menjawab dengan melakukan mukjizatNya.Saat ini apa yang dapat kita kerjakan bagi kota Porong dan Sidoarjo.
Kami mengajak saudara-saudara seiman untuk bersatu mendoakan bencana Porong agar Tuhan menolong dengan melakukan mukjizatNya. 
Sasaran Doa :
  1. Agar sumur yang mengeluarkan Lumpur berhenti.
  2. Agar Tuhan melindungi orang-orang percaya di kota Porong dan sekitarnya.
  3. Agar semakin banyak orang-orang percaya yang peduli dengan saudaranya yang ada di Porong Sidoarjo.
Waktu Doa : Doa pribadi atau kelompok tiap hari minimal 5 Menit. 
Bagi rekan-rekan yang ingin ikut berdoa bisa mengakses polling kami di http://www.iscs.or.id untuk memberikan dukungan.